Senkom Kerinci dan Sungai Penuh Gelar Diklat Deteksi Dini Hingga Penanganan Laka Lantas

KERINCI – Guna meningkatkan kesiapsiagaan dan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan, Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri Kabupaten Kerinci bersama Senkom Kota Sungai Penuh menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bersama di Desa Mekar Jaya Kecamatan Kayu Aro pada Selasa 14 Juli 2026. Kegiatan ini difokuskan pada kemampuan deteksi dini potensi gangguan kamtibmas, perwujudan ketertiban, keselamatan berkendara, serta keterampilan penanganan kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

​Diklat yang dihadiri oleh puluhan personel Senkom dari kedua wilayah ini menghadirkan pemateri berkompeten dari Polres Kerinci Kanit Gakkum Satlantas Polres Kerinci IPDA Dio Frananda, S.H,M.H dan Kanit Satintelkam Polres Kerinci AIPTU Gunar S.E,M.H. Sinergi ini bertujuan untuk melahirkan anggota Senkom yang lebih responsif dan humanis di tengah masyarakat.

​Ketua Senkom Kabupaten Kerinci Teguh Adi Prayitno menyampaikan bahwa tantangan kamtibmas dan tingginya mobilitas jalan raya saat ini menuntut anggota Senkom untuk tidak hanya sekadar menjadi informan, tetapi juga mampu memberikan tindakan pertama yang tepat saat terjadi kedaruratan.

​"Melalui diklat ini, kami dibekali kemampuan deteksi dini. Artinya, sekecil apa pun potensi konflik atau gangguan keamanan di lingkungan masyarakat harus bisa dipetakan dan dilaporkan secara cepat. Selain itu, aspek keselamatan di jalan raya dan bagaimana cara menolong korban laka lantas dengan benar tanpa memperparah kondisi korban juga menjadi menu wajib pelatihan ini," ujarnya.

​Materi diklat dibagi menjadi dua sesi utama, yaitu teori dan simulasi lapangan:

  • Sesi Deteksi Dini dan Kamtibmas: Peserta dilatih untuk peka terhadap pergerakan radikal, potensi konflik sosial, serta peredaran narkoba di lingkungan sekitar. Anggota Senkom diajarkan memanfaatkan sistem komunikasi digital secara cepat dan akurat demi mencegah terjadinya tindak kriminal.
  • Sesi Kamseltibcarlantas dan Penanganan Laka Lantas: Bekerjasama dengan Satlantas, peserta disuguhkan simulasi penanganan pertama pada kecelakaan (Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara/TPTKP). Mulai dari cara mengatur arus lalu lintas di lokasi kejadian untuk mencegah kemacetan, hingga teknik evakuasi korban cedera secara medis yang aman.

Diharapkan, pasca-diklat ini, kolaborasi antara Senkom Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh semakin solid. Seluruh personel yang telah lulus pelatihan ini akan langsung diterjunkan ke lingkungan masing-masing sebagai pelopor ketertiban dan mitra strategis Polri dalam menciptakan ruang publik yang aman dan kondusif. (WEP)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال